Malaysia Beli Enam Unit Little Bird/MD-530G Light Scout Attack Helicopter
SHAH ALAM: Dalam posting saya "When November Comes"
Saya menulis bahwa kontrak untuk MD Helicopters MD-530g alias Little
Bird akan ditandatangani selama KTT ASEM yang akan dihadiri Presiden AS Barack Obama.
Sebenarnya, penandatanganan kontrak untuk
helikopter pengintai serang ringan (Light Scout Attack Helicopter) itu berlangsung pada minggu itu, sayangnya tanpa kehadiran
POTUS (President of The United States).
Meskipun mereka sudah berupaya keras, namun tidak ada kesempatan untuk
menghadiri penandatanganan kontrak pada akhir pekan ASEM yang sibuk.
Kedua belah pihak ingin Obama menyaksikan penandatanganan karena ini
menjadi kesepakatan senjata yang paling signifikan antara AS dan
Malaysia, sejak pengadaan Hornet pada tahun 1993.
Pesawat tes MD530G lengkap dengan paket senjata yang diharapkan akan dibeli.
Ya kita membeli persenjataan lain dari Amerika Serikat di tahun-tahun
sebelumnya seperti karaben M4 tetapi tidak benar-benar signifikan seperti Hornets. MD530G yang ditampilkan di LIMA 2015. Perhatikan kelengkapan senjatanya.
Detail kesepakatan komersial diharapkan akan diumumkan di pameran DSA (Defense Service Asia)
2016. Jumlah MD-530G sesuai kesepakatan yang ditandatangani itu enam, demikian saya diberitahu dan tidak
delapan seperti yang saya telah laporkan sebelumnya. Seperti disebutkan sebelumnya, Little Birds akan dikerahkan di ESSCOM (Eastern Sabah Security Command) begitu diserahkan dan sepenuhnya operasional.
Untuk paket senjata, kemungkinan berupa kelengkapan standar seperti minigun Dillon
Aero M134D, HMG serta rocket pods dan roket berpandu akan diperoleh
seperti yang ditunjukkan oleh gambar di bawah ini. Pesawat uji MD530G.
Untuk saat ini kita tidak mungkin untuk membeli Hellfire ATGM - tidak
termasuk untuk Little Bird - karena perolehannya perlu melalui
program Penjualan Militer Asing (FMS).Pembelian di masa depan masih dimungkinkan meskipun untuk persenjataan tersebut harganya agak mahal.MD530G Diharapkan versi Little Bird yang termasuk di kontrak adalah sama seperti contoh yang ditampilkan di LIMA (Langkawi International Maritime and Aerospace) 2015 awal tahun ini.
MD 530G ditampilkan di LIMA, antara lain memiliki fitur mesin 650 shp Rolls
Royce 250-C30, baling-baling rotor utama yang lebih panjang, landing gear berkapasitas tinggi,
Sistem Manajemen Penyimpan Moog (Stores Management System, SMS), radio taktis RF-7850A-UAHarris
Corporation dan Thales’ Scorpion helmet-mounted cueing system. Sumber: Malaysian Defense Catatan: ESSCOM
merupakan satuan komando teritorial yang dibentuk oleh pemerintah
Malaysia untuk meningkatkan keamanan sebelah timur negara bagian Sabah
sekaligus menegakkan kedaulatan negara Malaysia setelah terjadinya
infiltrasi dan serangan kelompok bersenjata Sulu dari selatan Filipina
pada tahun 2013 ke bagian timur Sabah. Sumber: Asiaone KEMBALI KE HALAMAN UTAMA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar