Tampilkan postingan dengan label industri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label industri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Agustus 2016

Pemesanan Ke Galangan Kapal Memicu Perdebatan Politik di Malaysia

27 JULI 2016 




Tabung Haji Heavy Engineering Berhad (THHE) telah mendapatkan RM740m ($ 181.3m) kontrak pemerintah untuk membangun tiga kapal patroli lepas pantai (OPV) untuk Badan Penegakan Maritim Malaysia (APMM), meskipun galangan kapal yang memiliki sedikit pengalaman dalam pembuatan kapal.
THHE mengkhususkan diri dalam pembangunan platform lepas pantai, tetapi memenangkan kontrak pembangunan kapal dengan syarat bahwa itu bekerja sama dengan perusahaan lokal lainnya dengan fasilitas yang diperlukan, kapasitas dan pengalaman untuk pembuatan kapal, menurut laporan.
pesanan telah memicu perdebatan politik di Malaysia, terutama dari oposisi pemerintah.
"Jika [THHE] telah menghadapi masalah dengan tugas finishing, seperti keterlambatan dan suspensi dengan Petronas Carigali dari partisipasi dalam kontrak akuisisi, dapat dipastikan bahwa thhe akan menghadapi masalah dalam memberikan kapal OPV diperlukan sekarang," kata Rafizi Ramli, Sekjen partai oposisi PKR, dikutip pers di Malaysia.
Penundaan bisa menghambat upaya negara untuk menjaga keamanan maritim, kata politisi.
"Mengingat bahaya hadir di lepas pantai Malaysia, terutama di Timur Sabah (setelah kasus penculikan itu diulang), langkah itu untuk memberikan kontrak OPV untuk sebuah perusahaan benar-benar berpengalaman adalah mencari masalah karena ada kemungkinan tinggi bahwa kapal OPV tidak akan selesai tepat waktu, "lanjut Rafizi.
"Ini akan menghambat upaya untuk meningkatkan kontrol keamanan pesisir nasional, yang pada gilirannya akan menyebabkan ancaman bajak laut dan penculik untuk melanjutkan."
Rafizi mengklaim Perdana Menteri Najib Razak memberikan kontrak untuk membantu keuangan penyelamatan thhe dan untuk memvalidasi investasi Tabung Haji di halaman, meskipun mengumpulkan kerugian sekitar RM554m ($ 135.8m). Tabung Haji berinvestasi dalam kendaraan syariah-compliant untuk mengumpulkan uang untuk peziarah Malaysia ke Mekah dan sebagian memiliki galangan kapal.
Awal bulan ini , tiga partai mengajukan klaim untuk total RM38m ($ 9.52m) terhadap halaman, mengakibatkan beberapa analis bertanya-tanya apakah itu dapat terus beroperasi secara berkelanjutan. Klaim yang terkait dengan penyediaan peralatan dan pekerjaan yang dilakukan untuk proyek Layang FPSO.
AmInvestment Bank Research mengatakan dalam sebuah laporan bahwa arus kas thhe saat tidak dapat melayani utang.
"Kami percaya bahwa perusahaan ... akan mengalami kesulitan dalam mengamankan pendanaan eksternal untuk modal kerja dan proyek-proyek yang sedang berjalan kecuali ia mampu untuk rekapitalisasi neraca melalui latihan peningkatan ekuitas," kata bank bulan ini.
Sumber: SPLASH 247
TOKO FARSA DI TOKOPEDIA
 
TOKO FARSA DI BUKALAPAK






POSCO Daewoo menandatangani MOU dengan galangan kapal terbesar di Indonesia

Diperbarui: 2016/08/04 11:07



POSCO Daewoo

[THE INVESTORPOSCO Daewoo diumumkan pada tanggal 4 Agustus bahwa pihaknya telah menandatangani nota kesepakatan dengan galangan kapal PT PAL terbesar Indonesia untuk memasok bahan untuk pembuatan kapal senilai US $ 150 juta. 

Perusahaan perdagangan Korea akan menyediakan bahan, termasuk mesin kapal, untuk galangan kapal milik negara yang akan membangun 10 kapal patroli dan dukungan kapal satu tempur untuk pengiriman ke Angkatan Laut dan kementerian Indonesia. 

"Kami telah diakui untuk kemampuan kami ditunjukkan oleh proyek-proyek sebelumnya seperti transfer teknologi untuk membangun mendarat dermaga kapal untuk Angkatan Laut Indonesia dari 2006 hingga 2010," kata Kim Young-bernyanyi, Presiden dan CEO POSCO Daewoo. 

"Kami akan memperluas bisnis kami ke platform laut, kapal-kapal nelayan dan feri." 

"Sebagai pemerintah Indonesia akan Reshuffle kami enam galangan kapal milik negara berpusat di sekitar PT PAL, kami berharap untuk berkolaborasi lebih dengan POSCO Daewoo," kata Muhammad Firmansyah Arifin, Presiden PT PAL. 

Oleh Hwang Anda-mee (glamazon@heraldcorp.com)

Sumber: Korea Herald
TOKO FARSA DI TOKOPEDIA
 
TOKO FARSA DI BUKALAPAK

Sabtu, 30 Januari 2016

Kebangkitan Industri Pertahanan Indonesia (Bagian I)



By Marko Rankovic

Sektor industri pertahanan bangkit kembali setelah sejarah mengajarkan Indonesia bahwa kemandirian di bidang pertahanan merupakan jalan yang paling tepat untuk menjamin militer Indonesia senantiasa diperkuat oleh alutsista yang baik, selain juga akan ikut menyumbang pada pertumbuhan ekonomi dengan berkembangnya industri dalam negeri.

Sejak proklamasi kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945, membangun dan mempertahankan angkatan bersenjata yang efektif bagi bangsa dan negara merupakan prioritas utama pada setiap pemerintahan RI. Angkatan bersenjata Indonesia yang bernama TNI, dilahirkan dari revolusi rakyat yang bergabung dalam perjuangan anti-kolonial yang berakhir pada 1949.

BACA ARTIKEL LENGKAP