Tampilkan postingan dengan label pindad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pindad. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Agustus 2016

Sistem Rudal Mistral Atlas Sukses Diujicoba di Indonesia

 
Jul 23, 2016

MBDA bersama Pt. Pindad berhasil melakukan uji coba sistem senjata pertahanan udara jarak dekat Mistral Atlas di Indonesia. Rudal itu ditembakkan menargetkan target pesawat tanpa pilot (PTA).

Mistral adalah rudal penjejak inframerah permukaan-ke-udara yang diproduksi oleh perusahaan sistem rudal multinasional Eropa, MBDA (sebelumnya oleh Matra BAe Dynamics).

Rudal itu diluncurkan dari kompleks peluncuran Test Range Terpadu. Tes ini bertujuan untuk mengukur konsistensi penerbangan dan efektivitas rudal selain memastikan kehandalan dari sistem dalam berbagai kondisi.

Sistem ini merupakan sebuah peluncur kembar, yang terpasang pada kendaraan, tetapi dapat dengan mudah digunakan di tanah atau di atas bangunan untuk misi statis. MISTRAL ATLAS biasanya dioperasikan oleh penembak dan komandan awak. Namun, jika misi ini dilakukan dalam lingkungan taktis sederhana, dapat dioperasikan oleh seorang tentara tunggal.

Hal ini dapat baik dioperasikan secara mandiri, berkat generasi terbaru sight termal dan IFF, atau terintegrasi ke sistem pengendalian dan koordinasi tembakan seperti MCP (MISTRAL CO-ORDINATION POST) atau I-MCP (Improved Missile Control Post). 

Sumber: Defence Blog






TOKO FARSA DI TOKOPEDIA
 
TOKO FARSA DI BUKALAPAK





Rabu, 03 Februari 2016

Dua Puluh Lima Unit R-Han 122B Berhasil Diluncurkan



Uji dinamis kembali dilakukan terhadap 25 unit R-Han 122B yang dilakukan pada tanggal 27-29 Januari 2016 bertempat di Pantai Tempursari Lumajang, Jawa Timur. Acara pengujian ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan (Kabalitbang Kemhan) Anne Kusmayati, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Balitbang Kemhan (Kapuslitbang Alpalhankam Baliltbang Kemhan) Laksamana Pertama TNI Budihardja Raden, Ketua Dewan Riset Nasional (DRN) Bambang Setiadi, Deputi Bidang Teknologi Dirgantara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Rika Andiarti, dan Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad (Persero) Ade Bagdja, serta para anggota Konsorsium Roket Nasional yang terdiri dari LAPAN, PT Pindad (Persero), PT Dahana (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), dan perwakilan dari Universitas Gajah Mada (UGM). Dengan menggunakan Multi Launcher Rocket System (MLRS) RM-70 GRAD Marinir, 25 unit R-Han 122B berhasil diluncurkan dan membelah langit pesisir pantai Lumajang.

BACA ARTIKEL LENGKAP

Sabtu, 30 Januari 2016

Kebangkitan Industri Pertahanan Indonesia (Bagian II - Habis)

Dahana Bikin Pabrik Komponen Rudal dan Roket
 Foto: Detik

Oleh Marko Rankovic

Juga dikerjakan bersama Korea Selatan adalah proyek strategis kedua, pengadaan tiga unit kapal selam baru dari Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME). Dua unit pertama dari kapal selam 209 DSME akan dibangun di Korea Selatan. Para insinyur dari BUMN Indonesia di bidang pembuatan kapal laut, PT PAL, akan mengamati dan ikut serta dalam proses ini.

Kapal selam ketiga akan dibangun oleh para insinyur ini di galangan kapal (shipyard) milik PT PAL di Surabaya, Jawa Timur. Infrastrujtur baru juga akan dibangun di Surabaya untuk mengakomodasi keperluan ini. Ini akan jadi yang pertama kali, kapal selam dibangun di Indonesia.
 
BACA ARTIKEL LENGKAP

Selasa, 15 Desember 2015

Pindad Meluncurkan Kendaraan Tempur Lapis Baja "Badak"



JAKARTA --- PT PINDAD mengungkapkan inovasi terbaru di dalam kendaraan lapis baja:  kendaraan khusus 6 x 6 yang dilengkapi dengan meriam 90 mm. Perusahaan ini mengumumkan kehadiran produknya tersebut di tengah Indo Defence pameran, 5 November 2014 Rabu di Kemayoran, Jakarta.

BACA ARTIKEL LENGKAP