Tampilkan postingan dengan label PT DI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PT DI. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 Januari 2016
PT Dirgantara Indonesia Menang Kontrak Pengadaan Pesawat AU Filipina
(The Philippine Star) | Updated January 27, 2014 - 12:00am
MANILA, Filipina - AU Filipina membeli dua unit pesawat angkut ringan dari Indonesia untuk meningkatkan kemampuannya dalam angkut logistik dan personel hingga ke daerah terpencil.
Perusahaan Indonesia, PT Dirgantara Indonesia telah memenangi lelang untuk proyek pengadaan pesawat angkut ringan sayap tetap senilai 814 juta peso.
Juru bicara AU Filipina, Kol. Miguel Okol mengatakan pesawat tersebut bahkan bisa mendarat di area yang tidak memiliki lapangan terbang.
BACA ARTIKEL LENGKAP
Sabtu, 28 November 2015
Indonesia Meluncurkan Program Pengembangan Pesawat Komuter
Dengan populasi yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau, Indonesia menghadapi tantangan infrastruktur yang mahal untuk menjaga agar semua wilayah saling terhubung. Maskapai penerbangan bertarif rendah telah berkembang dengan cepat, menghubungkan kota-kota besar dan sedang, tapi tidak banyak menjangkau permukiman yang lebih kecil, sehingga Indonesia beralih ke industri penerbangan dalam negeri untuk mengatasinya.
BACA ARTIKEL LENGKAP
Label:
Airbus,
Bandung,
Dirgantara,
Dornier,
Garda,
Indonesia,
militer,
N 219,
N 250,
NC 212,
parapublic,
pertahanan,
pesawat,
PT DI,
ringan,
sipil,
Skytruck,
Twin Otter
PT Dirgantara Indonesia Mengembangkan Pesawat Turboprop 19 Penumpang
PT Dirgantara
Indonesia (IAe) telah memulai pengembangan turboprop 19 kursi, yang
bisa bersaing dengan Viking Twin Otter dan Harbin Y-12F buatan China.
N219 adalah pesawat buatan lokal pertama yang dikembangkan di Indonesia setelah pengembangan pesawat turboprop IPTN N250 dengan 50 kursi pada tahun 90-an, dengan rencana untuk prototipe pertama dapat terbang pada tahun 2015, dan mendapatkan sertifikasi dari otoritas Indonesia pada tahun 2016. Sertifikasi Internasional akan menyusul kemudian.
BACA ARTIKEL LENGKAP
N219 adalah pesawat buatan lokal pertama yang dikembangkan di Indonesia setelah pengembangan pesawat turboprop IPTN N250 dengan 50 kursi pada tahun 90-an, dengan rencana untuk prototipe pertama dapat terbang pada tahun 2015, dan mendapatkan sertifikasi dari otoritas Indonesia pada tahun 2016. Sertifikasi Internasional akan menyusul kemudian.
BACA ARTIKEL LENGKAP
Label:
19-seater,
Bandung,
Dirgantara,
Garda,
Indonesia,
komersial,
Lion Air,
militer,
N 219,
N 250,
Nusantara Buana Air,
penumpang,
Pratt & Whitney,
PT DI,
turboprop
Indonesia Memamerkan Pesawat Transportasi Ringan Baru N-219
Indonesia menampilkan N219, yang merupakan pesawat angkut ringan baru yang dirancang oleh Dirgantara Indonesia untuk berbagai macam misi di daerah terpencil.
Pesawat perintis N219 berkapasitas 19 penumpang yang dirancang PT Dirgantara Indonesia (DI) dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) ini akan diuji terbang pada Mei 2016 dari Bandara Internasional Hussein Sastra Negara Bandung, Jawa Barat.
BACA ARTIKEL LENGKAP
Pesawat perintis N219 berkapasitas 19 penumpang yang dirancang PT Dirgantara Indonesia (DI) dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) ini akan diuji terbang pada Mei 2016 dari Bandara Internasional Hussein Sastra Negara Bandung, Jawa Barat.
BACA ARTIKEL LENGKAP
Label:
Aviastar Mandiri,
Bandung,
Dirgantara,
Garda,
Indonesia,
Lapan,
militer,
N 219,
Nusantara Buana Air,
perintis,
pesawat,
PT DI,
ringan,
sipil,
Trigana Air Service
PT Dirgantara Indonesia Memaparkan Spesifikasi Pesawat N219
PT Dirgantara Indonesia (Indonesian Aerospace atau IAe) memaparkan spesifikasi pesawat komuter N219. Dalam brosur produk barunya, pabrikan pesawat milik negara itu mengatakan N219 akan
mampu beroperasi dalam berbagai keperluan termasuk komersial, militer, dan parapublic. Pesawat dapat digunakan oleh maskapai penerbangan terjadwal maupun carteran, untuk transportasi
pasukan, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), kargo, dan pengawasan
maritim.
BACA ARTIKEL LENGKAP
BACA ARTIKEL LENGKAP
Label:
daerah,
Dirgantara,
Garda,
IAe,
Indonesia,
komersial,
komuter,
N 219,
pesawat,
Pratt & Whitney,
PT DI,
ringan,
SAR
Langganan:
Postingan (Atom)