Tampilkan postingan dengan label pesawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pesawat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 September 2016

Militer Indonesia Beli Tiga Pesawat Tanpa Awak WIG Wifanusa


Jul 22, 2016

Angkatan Bersenjata Indonesia (TNI) telah membeli buah pesawat tiga unit pesawat tanpa awak Wing in Ground Effect  (WIG) Wifanusa. 

Pesawat Wing in Ground Effect (WIG) merupakan sebuah teknologi baru yang memungkinkan transportasi di atas air, dengan karakteristik memadukan pesawat terbang dan kapal laut.

Drone Wifanusa adalah campuran UAV-USV (Unmanned Surface Vessel atau kapal permukaan berawak) ke desain perahu.

Ada dua tipe drone OS - Wifanusa, pertama OS - Wifanusa SL - D70 (bentang sayap 4,2 meter) dan OS - Wifanusa SL - D28 (bentang sayap 6,4 meter). Tipe kedua telah lulus uji sertifikasi kelaikan udara militer.

Dua tipe dari drone ini mampu terbang 6-8 jam dan 8-10 jam dengan kemampuan jelajah mandiri hingga mencapai 100 km dan membawa kamera canggih untuk pengawasan serta foto udara untuk tujuan pemetaan. Mampu lepas landas dan mendarat di tanah atau di air.

Tiga unit drone telah dibeli oleh Departemen Pertahanan untuk dioperasikan di wilayah perbatasan dan juga di ZEE Natuna.

Sumber: Defence Blog



Referensi lain:



TOKO FARSA DI TOKOPEDIA
 
TOKO FARSA DI BUKALAPAK


Rabu, 27 Januari 2016

Menteri Pertahanan RI Akan Kunjungi Rusia Bulan April Terkait Pembelian Sukhoi Su-35



MOSCOW (Sputnik) – Menteri Pertahanan Indonesia berencana mengunjungi Rusia untuk melanjutkan pembicaraan mengenai pembelian pesawat tempur strategis buatan Rusia, Sukhoi Su-35 Flanker-E, demikian kata Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Djauhari Oratmangun.

BACA ARTIKEL LENGKAP

Minggu, 27 Desember 2015

Korea Segera Tandantangani Kontrak KF-X

Lembaga pengadaan senjata negara Korea Selatan mengatakan pihaknya akan menandatangani kontrak resmi minggu depan pada proyek pengembangan pesawat tempur jet, yang dikenal sebagai KF-X.

Akuisisi Administrasi Pengadaan Pertahanan (DAPA) berencana untuk menandatangani kesepakatan dengan Korea Aerospace Industries Ltd (KAI), pembuat pesawat satu-satunya milik negara.

BACA ARTIKEL LENGKAP

Sabtu, 19 Desember 2015

Jepang Dan Indonesia Sepakat Memulai Pembicaraan Perdagangan Alutsista



Jon Grevatt, Bangkok - IHS Jane Defence Weekly
17 Desember 2015

Jepang dan Indonesia telah sepakat untuk memulai negosiasi perdagangan alutsista pertahanan dan teknologi transfer. Hal ini diumumkan pada tanggal 17 Desember.
Pakta, yang dibuat dalam pertemuan di Tokyo antara menteri pertahanan dan menteri luar negeri kedua negara, diarahkan untuk penjualan dari Jepang untuk Indonesia. Salah satu alutsista Jepang yang dinilai berpotensi untuk diekspor adalah pesawat pencari dan penyelamat (SAR) amfibi Shinmaywa Industries US-2i.
 

Sabtu, 28 November 2015

Indonesia Meluncurkan Program Pengembangan Pesawat Komuter


Dengan populasi yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau, Indonesia menghadapi tantangan infrastruktur yang mahal untuk menjaga agar semua wilayah saling terhubung. Maskapai penerbangan bertarif rendah telah berkembang dengan cepat, menghubungkan kota-kota besar dan sedang, tapi tidak banyak menjangkau permukiman yang lebih kecil, sehingga Indonesia beralih ke industri penerbangan dalam negeri untuk mengatasinya.

BACA ARTIKEL LENGKAP

 

Indonesia Memamerkan Pesawat Transportasi Ringan Baru N-219

Indonesia menampilkan N219, yang merupakan pesawat angkut ringan baru yang dirancang oleh Dirgantara Indonesia untuk berbagai macam misi di daerah terpencil.
 
Pesawat perintis N219 berkapasitas 19 penumpang yang dirancang PT Dirgantara Indonesia (DI) dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) ini akan diuji terbang pada Mei 2016 dari Bandara Internasional Hussein Sastra Negara Bandung, Jawa Barat.

BACA ARTIKEL LENGKAP 
 
 

PT Dirgantara Indonesia Memaparkan Spesifikasi Pesawat N219

PT Dirgantara Indonesia (Indonesian Aerospace atau IAe) memaparkan spesifikasi pesawat komuter N219. Dalam brosur produk barunya, pabrikan pesawat milik negara itu mengatakan N219 akan mampu beroperasi dalam berbagai keperluan termasuk komersial, militer, dan parapublic. Pesawat dapat digunakan oleh maskapai penerbangan terjadwal maupun carteran, untuk transportasi pasukan, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), kargo, dan pengawasan maritim.
 
BACA ARTIKEL LENGKAP
 

Menhan RI Tanda Tangani Pembelian 12 Unit Su-35

Rusia Siap Transfer Teknologi Sukhoi Su-35 ke Indonesia

Kepala Staf TNI AU Marsekal Agus Supriatna menyatakan kesepakatan pemerintah RI untuk membeli Sukhoi SU-35 buatan Rusia untuk menggantikan satu skuadron pesawat tempur buatan Amerika F-5 E/F Tiger.

"Saya baca dokumen yang dikirim Kementerian Pertahanan ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Yang sudah ditandatangani Menhan adalah Sukhoi Su-35," kata Agus seperti yang dikutip oleh CNN Indonesia.

Kamis, 26 November 2015

Pembicaraan Rusia-Indonesia Tentang Pembelian Pesawat Tempur Jet Sukhoi Su-35 "Berjalan Dengan Baik"


Indonesia kemungkinan akan menjadi negara kedua setelah China yang membeli jet tempur buatan Rusia, Sukhoi Su-35 (kode NATO: Flanker-E), kata sebuah sumber di lembaga militer dan kerjasama teknis dengan negara-negara asing Rusia kepada kantor berita TASS, Rabu. Pembicaraan Rusia-Indonesia tentang pengiriman batch jet tempur Su-35 kini berada pada tahap perbincangan mengenai aspek teknis dan komersial dari rencana pembelian pesawat tersebut.