Tampilkan postingan dengan label Dirgantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dirgantara. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 November 2015

Pesawat Angkatan Udara Filipina Jenis NC-212 Hampir Selesai


BACA ARTIKEL LENGKAP




Sabtu, 28 November 2015

Indonesia Meluncurkan Program Pengembangan Pesawat Komuter


Dengan populasi yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau, Indonesia menghadapi tantangan infrastruktur yang mahal untuk menjaga agar semua wilayah saling terhubung. Maskapai penerbangan bertarif rendah telah berkembang dengan cepat, menghubungkan kota-kota besar dan sedang, tapi tidak banyak menjangkau permukiman yang lebih kecil, sehingga Indonesia beralih ke industri penerbangan dalam negeri untuk mengatasinya.

BACA ARTIKEL LENGKAP

 

PT Dirgantara Indonesia Mengembangkan Pesawat Turboprop 19 Penumpang

PT Dirgantara Indonesia (IAe) telah memulai pengembangan turboprop 19 kursi, yang bisa bersaing dengan Viking Twin Otter dan Harbin Y-12F buatan China.
 
N219 adalah pesawat buatan lokal pertama yang dikembangkan di Indonesia setelah pengembangan pesawat turboprop IPTN N250 dengan 50 kursi pada tahun 90-an, dengan rencana untuk prototipe pertama dapat terbang pada tahun 2015, dan mendapatkan sertifikasi dari otoritas Indonesia pada tahun 2016. Sertifikasi Internasional akan menyusul kemudian.
 
BACA ARTIKEL LENGKAP
 

 

 

Indonesia Memamerkan Pesawat Transportasi Ringan Baru N-219

Indonesia menampilkan N219, yang merupakan pesawat angkut ringan baru yang dirancang oleh Dirgantara Indonesia untuk berbagai macam misi di daerah terpencil.
 
Pesawat perintis N219 berkapasitas 19 penumpang yang dirancang PT Dirgantara Indonesia (DI) dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) ini akan diuji terbang pada Mei 2016 dari Bandara Internasional Hussein Sastra Negara Bandung, Jawa Barat.

BACA ARTIKEL LENGKAP 
 
 

PT Dirgantara Indonesia Memaparkan Spesifikasi Pesawat N219

PT Dirgantara Indonesia (Indonesian Aerospace atau IAe) memaparkan spesifikasi pesawat komuter N219. Dalam brosur produk barunya, pabrikan pesawat milik negara itu mengatakan N219 akan mampu beroperasi dalam berbagai keperluan termasuk komersial, militer, dan parapublic. Pesawat dapat digunakan oleh maskapai penerbangan terjadwal maupun carteran, untuk transportasi pasukan, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), kargo, dan pengawasan maritim.
 
BACA ARTIKEL LENGKAP