PT Dirgantara
Indonesia (IAe) telah memulai pengembangan turboprop 19 kursi, yang
bisa bersaing dengan Viking Twin Otter dan Harbin Y-12F buatan China.
N219 adalah pesawat buatan lokal pertama yang dikembangkan di Indonesia
setelah pengembangan pesawat turboprop IPTN N250 dengan 50 kursi pada tahun 90-an, dengan rencana untuk prototipe pertama dapat terbang pada tahun 2015, dan mendapatkan sertifikasi dari
otoritas Indonesia pada tahun 2016. Sertifikasi Internasional akan
menyusul kemudian.
BACA ARTIKEL LENGKAP
Tampilkan postingan dengan label komersial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komersial. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 November 2015
PT Dirgantara Indonesia Memaparkan Spesifikasi Pesawat N219
PT Dirgantara Indonesia (Indonesian Aerospace atau IAe) memaparkan spesifikasi pesawat komuter N219. Dalam brosur produk barunya, pabrikan pesawat milik negara itu mengatakan N219 akan
mampu beroperasi dalam berbagai keperluan termasuk komersial, militer, dan parapublic. Pesawat dapat digunakan oleh maskapai penerbangan terjadwal maupun carteran, untuk transportasi
pasukan, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), kargo, dan pengawasan
maritim.
BACA ARTIKEL LENGKAP
BACA ARTIKEL LENGKAP
Label:
daerah,
Dirgantara,
Garda,
IAe,
Indonesia,
komersial,
komuter,
N 219,
pesawat,
Pratt & Whitney,
PT DI,
ringan,
SAR
Langganan:
Postingan (Atom)